VIVAnews - Insiden mengerikan terjadi saat seri pembuka NASCAR musim 2012 di Daytona 500, Florida, Amerika Serikat, pada awal pekan lalu. Mobil Juan Pablo Montoya meledak, usai menabrak truk bermuatan bahan bakar jet.
Ketika melaju di lap 30 dari total 160, Montoya gagal mengendalikan Chevrolet No42 miliknya, usai menikung. Pembalap asal Kolombia itu tak bisa menghindari truk bahan bakar di depannya, yang melaju pelan dekat dinding pembatas sirkuit.
Tabrakan pun terjadi, kemudian disusul ledakan mobil dan truk, yang kapasitasnya mencapai 200 galon tersebut. Mobil Montoya terlempar ke pinggir lintasan dan beruntung, sang pembalap bisa menyelamatkan diri. Ia tampak masih mampu berjalan keluar dari mobilnya.
“Kaki saya terluka, tapi saya tidak apa-apa. Saya tidak berpikir tentang truk. Yang saya pikirkan saat itu saya benar-benar menghantam jet dan itu sama sekali tidak menyenangkan,” ujar Montoya seperti dikutip dari The Sun, Sabtu 3 Maret 2012.
“Sebelum itu terjadi, saya sempat berpikir bahwa ini akan menimbulkan kebakaran hebat dan benar saja terjadi. Api membakar helm dan semuanya. Ini bukan yang Anda inginkan untuk mengakhiri Daytona 500,” tutur pembalap 36 tahun itu.
Kobaran api begitu hebat hingga melahap lintasan tempat terjadinya tabrakan. Satu mobil pemadam dikerahkan dan para petugas berhasil menjinakkan api. Sementara itu, pengemudi truk Duane Barmes sudah lebih dulu diselamatkan.
• VIVAnews


0 komentar:
Posting Komentar