Politisi Inggris Minta GP Bahrain Dibatalkan ~ Berita Olah Raga dan Sports Terkini
Home » » Politisi Inggris Minta GP Bahrain Dibatalkan

Politisi Inggris Minta GP Bahrain Dibatalkan

VIVAnews - Perhelatan GP Bahrain terus menjadi tanda tanya. Sejumlah pihak masih ragu akan situasi keamanan di negara Timur Tengah itu, termasuk para politisi Inggris.

Bahkan, para politisi tersebut sudah melayangkan surat terbuka yang dimuat di harian The Times yang isinya meminta FIA, selaku otoritas tertinggi di otomobil untuk membatalkan penyelenggaran balapan F1 di Bahrain pada awal April mendatang.

Para politisi yang dimaksud ialah beberapa anggota dari majelis tinggi Inggris (House of Lords). Mereka adalah Lord Ahmad of Wimbledon, Lord Ahmed of Rotherham, Lord Alton, Lord Avebury, Baroness Falkner of Margravine, Lord Hylton, Caroline Lucas dan Lord Boswell.

"Kami menyoroti keputusan F1 yang tetap akan menggelar balapan di Bahrain pada April mendatang. Krisis politik yang berkelanjutan di Bahrain menjadi penyebab ketidakstabilan di kawasan Teluk.

"Atas situasi tersebut, di mana masih banyak ujuk rasa di jalan-jalan serta laporan korban sipil yang tewas, kami tidak yakin itu merupakan saat yang tepat untuk menggelar balapan di Bahrain," tulis para politisi itu dalam suratnya.

Reaksi para politisi Inggris tersebut ternyata dilatarbelakangi oleh laporan penyerangan terhadap para expatriat asal Eropa di Karranah pada Kamis pagi, 9 Februari 2012. Dalam kejadian tersebut seorang warga negara Inggris harus kehilangan jari tangan kanan dan menderita cedera serius lainnya.

Sejauh ini, FIA dan Bernie Ecclestone, selaku pemegang hak komersil F1 masih belum bereaksi atas imbauan tersebut. Secara pribadi, Ecclestone pada bulan lalu pernah menyatakan kalau tidak ada yang perlu dicemaskan dengan situasi di Bahrain.

"Semua orang banyak membicarakan tentang negara ini, namun Bahrain menurut saya adalah wilayah yang paling sedikit terlibat masalah," kata Ecclestone kala itu.

GP Bahrain tahun ini akan menjadi debut bagi mereka setelah tahun lalu dilakukan pembatalan terkait revolusi di sana. Sesuai jadwal, adu balap jet darat di Bahrain International Circuit, Sakhir, akan dilangsungkan pada 4 April 2012. (umi)

• VIVAnews

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts