VIVAnews - Setelah sukses menjalani operasi selama tujuh jam untuk menyelamatkan tangan kanannya, Robert Kubica membutuhkan operasi kedua usai kecelakaan reli.
Kubica mengalami kecelakaan hebat saat berlaga di ajang reli Ronde di Andora, Minggu 6 Februari 2011. Pembalap Lotus Renault itu cedera patah tulang serius di beberapa bagian lengan kanan dan kaki.
Pembalap asal Polandia itu kehilangan banyak darah setelah terjebak hampir satu jam di dalam mobil Skoda Fabia yang dikendarainya. Beruntung co-driver, Jakub Gerber, tidak mengalami cedera serius.
Setelah menjalani operasi selama tujuh jam, Kepala ICU Rumah Sakit Santa Corona di Pietra Ligure, Italia, Dr Giorgio Barabino menegaskan Kubica dalam kondisi sadar usai menjalani operasi.
"Kubica sadar, dia bicara dan mengerti apa yang terjadi. Hal pertama yang dia tanyakan adalah kondisi co-driver (Gerber) dan diberitahu mengenai kondisinya," ujar Barabino seperti dilansir Planet F1, Senin 7 Februari 2011.
"Semuanya berjalan dengan baik mengingat ada kerusakan serius. Ada kesulitan besar yang kami hadapi dan tindakan yang diperlukan langsung dilakukan."
"Kubica kehilangan banyak darah, itu mengapa satu jam pertama sangat penting. Dia tidak sadar dan tidak bisa dioperasi ketika pertama datang ke rumah sakit. Dia membutuhkan banyak transfusi darah saat proses stabilisasi dan operasi."
Sementara itu Direktur Ortopedi Rumah Sakit Santa Corona, Dr Francesco Lanza, memastikan Kubica membutuhkan operasi lebih lanjut.
"Sang pasien harus menjalani operasi lebih lanjut. Tidak hanya di bagian yang sudah mendapat perawatan, tapi juga masalah lainnya dan trauma yang dia alami. Saat ini yang terpenting adalah menstabilkan pasien dan melapisi luka yang besar," pungkas Lanza.
"Untuk patah kaki yang dia alami di bagian kaki, dia butuh waktu setidaknya tiga hingga empat bulan untuk melihat tulangnya kembali menyatu," tutup Lanza.
Home »
» Kubica Butuh Operasi Susulan
Kubica Butuh Operasi Susulan
Posted by Rakhma Andamari
Posted on 16.00
with No comments
Robert Kubica pasca-kecelakaan di Italia (AP Photo/Silvio Fasano)


0 komentar:
Posting Komentar